Nama Kucing Rasulullah Nabi Muhammad SAW dan Kisahnya

Nama Kucing Rasulullah Nabi Muhammad SAW dan Kisahnya

Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan Rasulullah Muhammad SAW yang sangat disayangi. 

Sehingga saat ini banyak manusia yang menjadikan kucing menjadi hewan peliharaan karena keistimewaan yang dimiliki hewan yang satu ini.

Rasulullah Muhammad SAW sendiri pernah berpesan kepada para sahabatnya untuk menyayangi kucing peliharaan layaknya menyayangi anggota keluarga sendiri.

Nama Kucing Nabi Muhammad


Umat muslim pastinya sudah sangat mengetahui bahwa Nabi Muhammad mempunyai hewan peliharaan seekor kucing kecil yang sangat laucu.

Kucing ini diberi nama Muezza oleh Nabi Muhammad SAW. Asal mula kata nama dari kucing ini diambil dari bahasa Arab yaitu Mu’izza, namun beberapa orang memelesetkan menjadi Muezza yang lebih mudah untuk disebutkan.

Ma’azza itu sendiri memiliki arti peduli kepada seseorang sedangkan kata Mu’izza yang memiliki arti sangat berharga dan sangat disayang.

Pemberian kucing Rasulullah Nabi Muhammad Saw ini menggambarkan bagaimana perlakuan dan sikap yang ditunjukkan sang Nabi kepada kucing peliharaannya ini.

Bahkan terdapat sebuah kisah yang menunjukkan bagaimana Nabi Muhammad memperlakukan Muezza.

Karena sikap nabi terhadap Muezza ini, sehingga banyak umat dari Nabi Muhammad yang mengikuti perilaku dan perintah dari nabi Muhammad untuk memelihara seekor kucing dan menyayanginya seperti seorang umat menyayangi anggota keluarganya sendiri.

Jadi bagi Anda yang ingin meneladani sikap dari Nabi Mumahammad, maka Anda juga bisa meneladani sikapnya menyayangi seekor kucing yang merupakan hewan kesayangan nabi.

Kisah Nabi dan Muezza


Kisah pertama antara Nabi dan Muezza yang paling populer adalah kisah ketika terdengar suara adzan dan sang nabi hendak melaksanakan ibadah sholat.

Tetapi ketika ingin menggunakan jubah yang biasanya dikenakan untuk sholat ternyata pada jubah tersebut terdapat Muezzah yang sedang terlelap.

Maka sang Nabi tidak ingin mengganggu tidur kucing peliharaannya.

Maka yang dilakukan nabi terhadap jubahnya adalah nabi menggunting jubah yang terdapat Muezza kucing Rasulullah Nabi Muhammad SAW yang sedang tertidur.

Sang Nabi tidak ingin mengganggu tidur dari kucingnya dan merasa sangat senang melihat Muezza tetap tertidur dengan tenang dan nyenyak.

Sebelum berangkat untuk sholat, Nabi Muhammad mengelus Muezza sebanyak 3 kali sebagai sebuah doa agar sang kucing dapat hidup mandiri.

Kisah nabi dan Muezza yang berikutnya yang menunjukkan kecintaan Nabi terhadap Muezza adalah sangat sering ketika Nabi Muhammad membawakan sebuah khotbah dan Muezza tertidur dipangkuan Nabi Muhammad.

Namun Nabi Muhammad tidak merasa keberatan dan tidak merasa terganggu dengan kehadiran Muezza dipangkuannya ketika sedang membawakan khutbah, bahkan membiarkan Muezza tetap tertidur lelap.

Kisah Ketiga adalah kisah yang menunjukan bagaimana Nabi Muhammad sangat menghargai dan tidak merasa jijik terhadap kucing Rasulullah Nabi Muhammad SAW sebab sang nabi menggunakan Bejana yang sama dengan yang digunakan oleh kucingnya.

Hal ini sebagai bentuk bahwa sang nabi sangat menyayangi hewan peliharaannya. Namun saat ini sangat jarang umatnya mampu melakukan hal yang sama terhadap kucing peliharaannya.

Kisah Muezza dan Nabi tidak sampai di situ saja. Kisah selanjutnya menunjukkan bagaimana rasa sayang dan penghargaan nabi kepada Muezza.

Sang Rasulullah sangat melarang siapapun memperjual belikan atau pun memakan seekor kucing. Hal ini tentunya sebagai bentuk kasih sayang dari sang Nabi Muhammad kepada Muezza sehingga melarang kucing untuk dijadikan barang dagangan.

Menurut Nabi Muhammad bila Anda sudah tidak mempu merawat kucing yang Anda miliki sebaiknya diberikan kepada orang yang sanggup memelihara seekor kucing layaknya anggota keluarganya sendiri. 

Serta jangan sampai Anda sebagai seorang muslim memperdagangkan kucing yang Anda miliki, Anda harus merawatnya layaknya Nabi Muhammad merawat kucing Rasulullah Nabi Muhammad SAW.

Dalam sebuah hadist riwayat Ibu Majah menyebutkan bahwa kucing tidak akan mengganggu orang yang memeliharanya sebab ia adalah salah satu yang sangat bermanfaat di dalam rumah itu.

Dari hadist tersebut memberikan arti bahwa Anda jangan pernah menganggap kucing akan membahayakan Anda sebab kucing adalah seekor hewan yang sangat berbakti kepada seseorang yang merawatnya.

Bahkan Anda sebagai seorang muslim harus merawat seekor kucing dengan sebaik-baik mungkin layaknya Sang Rasulullah merawat kucing peliharaannya.

Anda harus memberikan makan dan minum yang cukup, memberikan tempat tidur yang layak dan juga nyaman.

Tidak hanya itu Anda juga harus memberikan kebebasan kepada kucing yang Anda miliki. Sebab kebebasan adalah hak yang dimiliki oleh seekor kucing.

Dalam agama Islam sendiri telah diajarkan untuk merawat dan memberlakukan kucing dengan sebaik mungkin dan jangan sampai menyakiti kucing tersebut.

Sebab ketika Anda menyakiti seekor kucing maka Anda akan berdosa. Sebab lewat perlakuan nabi Muhammad terhadap Muezza yang merupakan hewan peliharaannya yang mengakibatkan merawat kucing adalah hal yang sunnah untuk dilaksakkan.

Demikianlah nama kucing Rasulullah Nabi Muhammad Saw beserta kisah-kisahnya yang menginspirasi dan memberikan pencerahan untuk mencintai seekor kucing layaknya mencintai anggota keluarga sendiri.

Nama-Nama Menarik Lainnya

0 Komentar